Fakultas PsikologiUniversitas Negeri Yogyakarta
Jalan Colombo No. 1
Karangmalang Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia
Alamat surel: humas_fp@uny.ac.id, sekretaris.dekanfp@uny.ac.id
Instagram: @psikologiuny

BALI, 2–4 Oktober 2026 — Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut ambil bagian dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada 2–4 Oktober 2026. Kehadiran Fakultas Psikologi UNY dalam forum nasional tersebut diwakili oleh unsur pimpinan fakultas, Senat Fakultas, serta unsur Program Studi S1 Psikologi UNY. Keikutsertaan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Program Studi S1 Psikologi UNY, sebagai bagian dari keterlibatan Fakultas dalam mengikuti perkembangan strategis pendidikan tinggi dan arah transformasi pendidikan nasional.

KONASPI XII menjadi ruang pertemuan bagi perguruan tinggi yang berada dalam ekosistem Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pendidikan Indonesia di tengah perubahan teknologi, perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), serta dinamika kebutuhan masyarakat. Forum ini mempertemukan para pimpinan dan perwakilan perguruan tinggi untuk bertukar gagasan mengenai penguatan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas lulusan, serta penguatan kerja sama antarperguruan tinggi. Bagi Fakultas Psikologi UNY, keterlibatan dalam KONASPI XII menjadi bagian dari upaya untuk terus menempatkan perspektif psikologi dalam pembahasan mengenai pembangunan manusia dan transformasi pendidikan. Perubahan dalam dunia pendidikan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem, kebijakan, atau teknologi, tetapi juga menyangkut bagaimana manusia belajar, berkembang, beradaptasi, membangun relasi, serta mempertahankan kesejahteraan psikologis di tengah lingkungan yang terus berubah.
Kehadiran unsur Fakultas Psikologi UNY dalam forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi peserta KONASPI. Interaksi dan pertukaran gagasan yang berlangsung selama kegiatan membuka ruang bagi pengembangan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya. Bagi Fakultas Psikologi UNY, jejaring tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kontribusi keilmuan psikologi dalam menjawab tantangan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu isu utama yang mengemuka dalam KONASPI XII adalah kebutuhan untuk melakukan transformasi pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Perkembangan teknologi digital dan AI memberikan peluang besar untuk memperluas akses pengetahuan, menciptakan inovasi pembelajaran, serta meningkatkan efektivitas proses pendidikan. Namun, pemanfaatan teknologi juga membutuhkan perhatian terhadap aspek etika, karakter, interaksi sosial, kesehatan psikologis, dan kemampuan manusia untuk tetap menjadi pusat dari proses pendidikan.

Perspektif tersebut memiliki keterkaitan erat dengan bidang psikologi. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penguasaan pengetahuan, tetapi juga oleh perkembangan kemampuan berpikir kritis, motivasi, regulasi diri, keterampilan sosial, ketahanan psikologis, karakter, serta kemampuan individu dalam beradaptasi terhadap perubahan. Oleh karena itu, transformasi pendidikan membutuhkan pendekatan yang mampu mempertemukan kemajuan teknologi dengan pemahaman yang mendalam mengenai manusia sebagai subjek utama pendidikan. Dalam rangkaian KONASPI XII, berbagai perguruan tinggi LPTK juga membahas arah strategis pengembangan pendidikan nasional yang kemudian dirumuskan dalam Rekomendasi Bali. Rumusan tersebut menjadi salah satu hasil penting dari rangkaian konvensi dan forum diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Di dalamnya terdapat perhatian terhadap penguatan karakter dan filosofi pendidikan Indonesia, peningkatan fondasi belajar, penguatan peran LPTK dalam menyiapkan pendidik, serta pengembangan pendidikan yang mampu merespons perkembangan teknologi secara inklusif dan berkelanjutan.
Penguatan karakter menjadi salah satu bagian penting karena pendidikan dipandang memiliki tanggung jawab untuk membentuk manusia yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kemampuan hidup bersama dalam masyarakat yang beragam. Nilai-nilai Pancasila serta pemikiran Ki Hadjar Dewantara menjadi bagian dari landasan yang perlu terus diperkuat agar perkembangan pendidikan tetap memiliki orientasi pada pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Selain karakter, penguatan fondasi belajar juga menjadi perhatian dalam agenda transformasi pendidikan. Literasi, numerasi, sains, dan kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi dasar yang diperlukan agar peserta didik mampu belajar sepanjang hayat dan menghadapi perubahan secara adaptif. Dalam perspektif psikologi pendidikan, kemampuan tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan perkembangan kognitif, motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, serta lingkungan belajar yang mendukung perkembangan individu secara optimal.
Perkembangan AI kemudian menghadirkan dimensi baru dalam hubungan antara manusia, teknologi, dan pendidikan. Bagi bidang psikologi, perkembangan tersebut membuka ruang kajian yang semakin luas mengenai perilaku manusia dalam lingkungan digital, proses pengambilan keputusan, pola belajar, interaksi manusia dan teknologi, hingga implikasinya terhadap kesejahteraan psikologis. Karena itu, pengembangan pendidikan berbasis teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan literasi digital, etika, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran mengenai batas serta tanggung jawab dalam penggunaan teknologi.
Keterlibatan Program Studi S1 Psikologi UNY, termasuk melalui kehadiran Ketua Program Studi, menjadi bagian penting dari representasi Fakultas Psikologi UNY dalam forum tersebut. Kehadiran unsur S1 Psikologi memperkuat keterhubungan antara pembahasan strategis mengenai pendidikan tinggi dengan pengembangan pendidikan psikologi di tingkat program studi. Hal ini juga menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana perubahan arah pendidikan nasional dapat diterjemahkan ke dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, kompetensi mahasiswa, penelitian, serta kontribusi lulusan bagi masyarakat. Sebagai bagian dari Fakultas Psikologi UNY, S1 Psikologi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan keilmuan psikologi, tetapi juga mampu memahami dinamika manusia dalam berbagai konteks kehidupan. Perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan dan keilmuan psikologi menuntut pendidikan psikologi untuk terus adaptif tanpa kehilangan landasan keilmuan dan nilai kemanusiaannya.
KONASPI XII juga memperkuat pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi tantangan pendidikan. Tidak ada satu perguruan tinggi yang dapat menjawab seluruh persoalan pendidikan secara mandiri. Pertukaran pengalaman, penelitian bersama, pengembangan inovasi, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan jejaring akademik menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat. Dalam konteks tersebut, keterlibatan Fakultas Psikologi UNY menjadi salah satu bentuk komitmen untuk terus membangun hubungan akademik dan kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui keikutsertaan dalam KONASPI XII, Fakultas Psikologi UNY tidak hanya mengikuti perkembangan diskursus pendidikan nasional, tetapi juga turut mengambil bagian dalam membangun perspektif mengenai pendidikan yang berorientasi pada manusia. Kehadiran unsur pimpinan fakultas, Senat Fakultas, serta perwakilan S1 Psikologi menunjukkan bahwa Fakultas Psikologi UNY memiliki perhatian terhadap berbagai agenda strategis yang akan membentuk arah pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
Keterlibatan tersebut juga sejalan dengan komitmen Fakultas Psikologi UNY terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas dan relevansi pendidikan, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi. Bagi Fakultas Psikologi UNY dan Program Studi S1 Psikologi UNY, KONASPI XII menjadi momentum untuk terus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam membangun manusia yang kompeten, adaptif, berkarakter, dan memiliki kesejahteraan psikologis. Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan sosial yang semakin kompleks, pendidikan perlu tetap menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap proses inovasi. Melalui penguatan keilmuan psikologi, kolaborasi akademik, dan keterlibatan aktif dalam forum pendidikan nasional, Fakultas Psikologi UNY berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang humanis, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Fakultas PsikologiCopyright © 2026,