Mahasiswa S1 Psikologi UNY Lolos PIMNAS ke-39 melalui Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat

Yogyakarta — Mahasiswa Program Studi S1 Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menorehkan prestasi dengan berhasil melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026. Pencapaian ini diraih melalui satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dari Fakultas Psikologi UNY serta dua mahasiswa S1 Psikologi UNY yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) dari fakultas lain di lingkungan UNY. Keberhasilan tersebut menunjukkan partisipasi aktif mahasiswa Psikologi dalam mengembangkan gagasan ilmiah dan program pemberdayaan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tim PKM-RSH Fakultas Psikologi UNY berhasil lolos melalui proposal berjudul “Mengurangi Efek Diskriminasi terhadap Individu Penyandang Disabilitas: Menelisik Vulnerabilitas Adaptabilitas Karier pada Penyandang Disabilitas di Yogyakarta.” Tim ini diketuai oleh Warid Illahi Kurniadi Putra dengan Vicky Kusuma Afriansyah sebagai anggota, di bawah bimbingan Tria Widyastuti, M.A., dosen Fakultas Psikologi UNY. Penelitian ini mengangkat isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dan kaitannya dengan adaptabilitas karier. Topik tersebut menyoroti pentingnya kesempatan yang setara, lingkungan yang inklusif, dan dukungan yang memadai bagi penyandang disabilitas dalam mengembangkan potensi serta merencanakan karier. Melalui penelitian ini, mahasiswa berupaya menghadirkan perspektif ilmiah untuk memahami tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas dalam konteks sosial dan dunia kerja.

Prestasi berikutnya diraih oleh Daffina Titania Alfanda, mahasiswa S1 Psikologi UNY yang menjadi anggota tim PKM-PM FMIPA UNY. Tim tersebut mengusung proposal berjudul “GUARDIAN OF THE FUTURE: Gamifikasi Role-Play untuk Pembentukan Kader Peer Educator Anti-Bullying pada Siswa SMP Muhammadiyah 2 Gamping.” Program ini memanfaatkan gamifikasi dan permainan peran (role-play) untuk membentuk kader pendidik sebaya yang berperan dalam upaya pencegahan perundungan di sekolah. Melalui keterlibatan siswa sebagai peer educator, program ini mendorong tumbuhnya kepedulian, keberanian untuk mengambil peran positif, dan partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman serta saling menghargai. Keterlibatan mahasiswa Psikologi dalam program lintas fakultas ini memperlihatkan bagaimana perspektif psikologi dapat berkontribusi dalam memahami dinamika teman sebaya dan mendukung kesejahteraan psikologis siswa.

Mahasiswa S1 Psikologi UNY lainnya, Alvin Muhammad Iqbal S.A., juga berhasil melaju ke PIMNAS ke-39 sebagai anggota tim PKM-PM Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY. Tim ini mengusung proposal berjudul “I’M STRONG: Penguatan Resiliensi Anak Pemulung Terdampak Penutupan TPST Piyungan Berbasis Social Emotional Learning di Rumah Pengolahan Sampah Mardiko.” Program tersebut berfokus pada penguatan resiliensi anak pemulung yang terdampak penutupan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan melalui pendekatan Social Emotional Learning (SEL). Pendekatan ini mendukung pengembangan keterampilan sosial dan emosional anak, seperti mengenali dan mengelola emosi, membangun hubungan positif, serta menghadapi perubahan dan tantangan. Program ini juga menekankan pentingnya dukungan terhadap anak-anak yang menghadapi kerentanan sosial agar mereka memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menghadapi situasi sulit.

Ketiga tim tersebut mengangkat persoalan yang berbeda, tetapi memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan Psikologi, terutama dalam memahami perilaku manusia, relasi sosial, perkembangan individu, dan kesejahteraan psikologis. Penelitian tentang adaptabilitas karier penyandang disabilitas menyoroti hubungan antara individu dan lingkungan sosialnya. Program pencegahan perundungan menekankan pentingnya dinamika kelompok sebaya dan pembentukan perilaku prososial, sedangkan program penguatan resiliensi anak menggarisbawahi peran keterampilan sosial dan emosional dalam menghadapi kesulitan. Keterlibatan mahasiswa dalam riset dan pengabdian tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan menerapkan pengetahuan akademik dalam konteks nyata.

Capaian ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian mengenai diskriminasi terhadap penyandang disabilitas berkaitan dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendorong kesetaraan kesempatan dan pengembangan karier yang inklusif. Program GUARDIAN OF THE FUTURE mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta relevan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui perhatian terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Sementara itu, program I’M STRONG berkaitan dengan SDG 3 melalui penguatan keterampilan sosial dan emosional serta SDG 10 melalui perhatian terhadap anak-anak dalam kondisi rentan.

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Ajang ini menjadi forum nasional bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil program kreativitas, mengembangkan kemampuan akademik, dan bertukar gagasan dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Keikutsertaan dalam PIMNAS merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, memperkuat jejaring kolaborasi, dan menunjukkan bahwa pengetahuan ilmiah dapat dikembangkan menjadi kontribusi nyata.

Program Studi S1 Psikologi UNY mengapresiasi pencapaian Warid Illahi Kurniadi Putra dan Vicky Kusuma Afriansyah melalui tim PKM-RSH Fakultas Psikologi UNY, serta Daffina Titania Alfanda dan Alvin Muhammad Iqbal S.A. yang lolos sebagai anggota tim PKM-PM dari fakultas lain di lingkungan UNY. Apresiasi juga disampaikan kepada dosen pendamping dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pengembangan program. Semoga pencapaian ini memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi akademik, menghasilkan karya inovatif, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan sejahtera.

Terus berkarya, berkolaborasi, dan menghadirkan dampak positif melalui ilmu Psikologi.